Tag Archives: SUMATERA SELATAN

GUNUNG PATAH (2.817 MDPL)

Gambar Gunung Patah Bengkulu
c:@galeripendaki_

GUNUNG PATAH (2.817 MDPL)
Di Provinsi Bengkulu

Gunung Patah merupakan gunung berjenis stratovolcano tipe B dan berketinggian 2.817 mdpl, cukup tinggi untuk seukuran gunung api. Gunung ini masuk dalam kawasan Provinsi Bengkulu dan Provinsi Sumatera Selatan.

Terdapat gunung api lain di sisi selatan Gunung Patah yakni Gunung Api Dempo. Gunung Api Dempo merupakan gunung tertinggi di Sumatera Selatan dan juga merupakan stratovolcano. Begitupun dengan Gunung Patah, yang memiliki ketinggian tidak jauh beda dengan Gunung Dempo, juga memiliki peranan penting bagi kehidupan hayati dan sosial. Jika ada Dempo di Sumsel, maka ada Gunung Patah di Bengkulu. Gunung Patah menjadi yang tertinggi di Provinsi Bengkulu tentunya, terlepas dari wilayah antar-provinsi yang membagi gunung ini.

Tahun 1989, Gunung Patah tertangkap kamera pilot yang menerbangkan pesawat di atasnya tengah menampakkan kegiatan vulkanik dan terjepret ada sebuah kawah di puncaknya. Pada saat itu baru diketahui kalau Gunung Patah adalah gunung api yang aktif. Tahun 1994 Gunung Patah mengalami aktivitas erupsi, dan hingga sekarang belum tercatat kembali erupsi.

Gunung Patah masuk dalam kawasan Hutan Lindung Raje Mendare yang terbentang dalam Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Selatan. Beberapa artikel menuliskan bahwa pada kawasan Raje Mendare ini terdapat candi terbesar di dunia yang merupakan peninggalan Kerajaan Sriwijaya. Namun cerita ini masih misteri karena memang belum terbukti otentik mengenai peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya.

Gunung Patah yang terletak di perbatasan provinsi ini memiliki peran penting, yakni sebagai main system, yang mengalirkan air ke kedua provinsi tersebut, yaitu Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumsel.

PENDAKIAN
Gunung Patah bisa dikatakan sebagai gunung yang perawan, karena sampai 2017 belum ada cerita tentang pendakiannya. Beberapa pendakian tidak mencapai puncak Gunung Patah karena sulitnya medan. Beberapa yang lain adalah pendakian untuk berburu saja, atau mencari kayu oleh penduduk lokal.

Maret 2017 telah dilakukan pendakain hingga ke puncak Gunung Patah. Jalur yang dibuka adalah melalui Dusun Karya Tani (atau Rantau Dedap) dengan basecamp rumah Pak Soe (kepala desa setempat).

Perjalanan awal terhitung pada ketinggian 1.918 mdpl, terbilang cukup tinggi untuk start pendakian. Namun selanjutnya, karena kerapatan vegetasi dan jalur yang liar maka pendakian menjadi tidak mudah.

Beberapa satwa yang ada di Gunung Patah antara lain adalah owa, siamang, rusa, beruang madu, macan tutul dan juga tumbuhan khas Sumatera yakni Rafflesia arnoldi. Selain itu pendaki juga bisa menemukan tumbuhan kantung semar, cantigi, anggrek, dan juga edelweis.

Vegetasi sangat rapat, kaki gunung adalah populasi bagi Pohon Rotan Manau. Berada pada trek pendakian juga bisa ditemui dua sungai besar yakni Sungai Padangguci dan Sungai Cawang Kidau. Pecat dan tawon tidak jarang ditemui sepanjang pendakian.

Pendakian sekaligus pembukaan jalur melalui Rantau Dedap tersebut memakan waktu 12 hari terhitung dari start hingga turun di basecamp, dan perjalanan total sekitar 18 km. Namun dapat disimpulkan jika jalur sudah ada dan telah mudah diakses, kemungkinan pendakian Gunung Patah bisa diselesaikan dalam 2-4 hari.

Terdapat jalur lain untuk melakukan pendakian Gunung Patah, yakni jalur melalui Desa Candi di Kabupaten Lahat (Sumsel).

PUNCAK
Puncak Gunung Patah terdapat kawah. Sisi barat di ketinggian 2.600 mdpl terdapat sebuah kawah kaldera, dan lokasi ini dikatakan sebagai Puncak Kawah. Lalu di sisi selatan di ketinggian 2.550 mdpl juga terdapat kawah yang terisi air dan lokasi ini pun dikatakan sebagai Puncak Danau, atau disebut juga dengan Danau Tumutan Tujuh. Pendakian menuju puncak ini kita akan memutari bibir kawah yang miliki luas 2 hektar dan masih mengepulkan asap.

Gunung Patah juga memiliki mitos sama dengan beberapa gunung lain di Sumatera. Mitos yang cukup kental menjadi bumbu di sosial masyarakat yakni tentang keberadaan suku manusia pendek di Gunung Patah. Masyarakat lokal menyebutnya “sindai” atau “gugu”.

Sebagai pusat informasi pendakain Gunung Patah, disarankan untuk menghubungi Mapala Universitas Bengkulu (KAMPALA).

Nama lain : Bukit Patah
Elevasi : 2.817 mdpl
Lokasi : Bengkulu, Sumsel
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Hutan Lindung Raje Mendare
Keistimewaan : Gunung tertinggi di Provinsi Bengkulu
Jalur pendakia : Dusun Karya Tani, Desa Candi
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Kaldera Patah
Lama pendakian : 2-4 hari
Koordinat : 4°15’26.3″S 103°18’16.7″E
Level pendakian : Sulit

Baca Juga : Gunung Kaba & Gunung Daun

Maps

GUNUNG BELIRANG-BERITI (1.958 MDPL)

Puncak Gunung Belirang Beriti Sumatera Selatan
c: @dian_sepriawan

GUNUNG BELIRANG-BERITI (1.958 MDPL)
Di Provinsi Sumatera Selatan

Gunung Belirang-Beriti atau disebut juga Belerang-Beriti, adalah gunung api berjenis kompleks, yakni berbentuk tidak kerucut dan menjulang dan tidak tercatat meletus namun ada tanda-tanda aktif yakni ditandai dengan belerang. Gunung ini memiliki ketinggian 1.958 mdpl. Puncaknya berupa kaldera yang sangat luas, lebarnya mencapai 1,2 km. Gunung Belirang-Beriti terletak di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

PENDAKIAN
Masih sangat minim informasi mengenai pendakian gunung ini. Namun yang jelas dengan ketinggian 1.900-an mdpl tentu memiliki trek yang tidak begitu panjang sehingga bisa disimpulkan ada jalur pendakian yang bias dilewati.

Nama lain : Belerang-Beriti
Elevasi : 1.958 mdpl
Lokasi : Sumatera Selatan
Jenis : Kompleks Volcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Musi Rawas
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Musi Rawas
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Belirang, Puncak Beriti
Lama pendakian : ?
Koordinat : 2°47’45.1″S 102°11’47.8″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Dempo

Maps

GUNUNG DEMPO (3.159 MDPL)

Puncak Gunung Dempo Sumatera Selatan
c: @agus_mahameru24

GUNUNG DEMPO (3.159 MDPL)
Di Provinsi Sumatera Selatan

Gunung Dempo merupakan gunung berjenis stratovolcano tipe A. Gunung ini juga dijuluki dengan singkatan GAD atau “Gunung Api Dempo”. Gunung Dempo terletak di Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel). Kota Pagar Alam terkenal dengan hasil perkebunanya yakni berupa teh hitam. Produk teh inilah salah satu hasil perkebunan di kaki Gunung Dempo.

Gunung Dempo memiliki ketinggian 3.159 mdpl, termasuk gunung sangat tinggi. Gunung Dempo juga berpredikat sebagai gunung tertinggi di Sumatera Selatan. Danau kaldera di puncaknya memiliki keunikan tersendiri, yakni kadang air danau kalderanya berwarna abu-abu, hijau tosca, dan juga biru. Beberapa keistimewaan inilah yang menjadikan Gunung Dempo cukup populer sebagai pendakian. Bukan hanya bagi pendaki lokal, tapi juga dari berbagai daerah di luar Sumsel.

Gunung Dempo juga memiliki cerita mitos yang berkembang di masyarakat, yakni kisah tentang Manusia Harimau. Konon manusia harimau adalah masyarakat Gunung Dempo yang mendalami ilmu sakti.

Selain itu, Gunung Dempo juga dikenal dan diyakini sebagai wilayah asal usul Suku Basemeh (Melayu). Menurut legenda, dua tokoh sakti yakni Si Pahit Lidah (Nenek Moyang Basemeh) dan Si Mata Empat (Nenek Moyang Komering/Lampung) saling beradu kekuatan. Keduanya pun mati, dan sebelum mati Si Pahit Lidah mengutuk semua keturunan Si Mata Empat yang juga berarti Suku Komering atau Suku Lampung tidak akan bisa mendaki Gunung Dempo. Kisah tersebut diyakini hingga sekarang.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Dempo tesedia melalui Jalur Kampung IV, dan Jalur Tugu Rimau. Jalur Kampung IV adalah yang paling populer. Trek pendakian Gunung Dempo tersedia beberapa sumber air. Trek di awal dipenuhi dengan akar-akar pohon yang keluar. Pendakian Gunung Dempo umumnya dilakukan dalam sehari saja. Di Kota Pagar Alam terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macam produk lokal. Bagi pendaki luar daerah tentu akan sangat cocok untuk bisa berbelanja di sini.

PUNCAK
Puncak Dempo ada 2 yakni Puncak Api dan Puncak Merapi (Kawah Dempo). Puncak pertama adalah Puncak Api. Puncak ini adalah daerah biasa yang masih ditumbuhi pohon perdu. Kemudian berjalan terus kita akan bertemu dengan sebuah padang yang luas bertanah pasir dengan sedikit rerumputan. Lokasi ini dijuluki “Pelataran” yang lokasinya berada di antara puncak pertama dan kedua. Umumnya pendaki mendirikan tendanya di lokasi Pelataran ini.

Selanjutnya, dilanjutkan menanjak terus, maka kita akan sampai pada puncak kedua yakni Puncak Kawah Merapi (Kawah Dempo), yakni sebuah kawah dengan luas sekitar 100 meter persegi. Kawah inilah yang menjadi ikonik gunung Dempo.

Selanjutnya dari puncak Kawah Dempo, akan terlihat pemandangan Provinsi Bengkulu, serta Laut Hindia.

Nama lain : GAD
Elevasi : 3.159 mdpl
Lokasi : Sumatera Selatan
Jenis : Stratovolcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Pagar Alam
Keistimewaan : Gunung tertinggi di Sumatera Selatan
Jalur pendakian : Jalur Kampung IV, dan Jalur Tugu Rimau
Tempat Ikonik : Kawah Dempo
Puncak : Puncak Api dan Puncak Merapi (Kawah Dempo)
Lama pendakian : 1 hari
Koordinat : 4°00’54.4″S 103°07’40.4″E
Level pendakian : Sedang

Baca Juga : Gunung Belirang-Beriti

Maps