Tag Archives: MALUKU UTARA

GUNUNG TANGKOKO (1.149 MDPL)

Gambar Gunung Tangkoko
c: @escapades_vers_lhorizon

GUNUNG TANGKOKO (1.149 MDPL)
Di Provinsi Sulawesi Utara

Gunung Tangkoko adalah gunung api strato tipe A dan berketinggian 1.149 mdpl. Secara administratif, Gunung Tangkoko terletak di Kecamatan Bitung Utara, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Gunung ini tercatat meletus terakhir kali yakni di tahun 1880, setelah itu tidak tercatat kembali meletus.

Kawasan Gunung Tangkoko dijadikan sebagai kawasan konservasi bagi monyet hitam khas Sulawesi (Macaca tongkeana) dan juga Tarsius Sulawesi (primata terkecil di dunia). Kawasan konservasi yang memiliki luas 8.745 hektar tersebut dinamakan Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuagung. Selain itu beberapa lokasi yang tidak terpaut jauh juga terdapat kawasan konservasi bernama Taman Wisata Batuputih dan juga Taman Wisata Alam Batuangus.

PENDAKIAN
Jalur pendakian Gunung Tangkoko tersebar di beberapa lokasi, di antaranya yakni melalui Kampung Pinangunian, Kampung Makewide-Kampung Loari, dan Kampung Batuputih-Kampung Paring. Selain itu terdapat pula pos pengamatan gunung api yang terletak di Desa Winenet, Kecamatan Bitung Timur. Pendakian Gunung Tangkoko memerlukan 3 jam saja untuk mencapai puncak.

PUNCAK
Puncak Gunung Tangkoko adalah berupa bibir kawah.

Nama lain : Tonkoko
Elevasi : 1.149 mdpl
Lokasi : Minahasa, Sulawesi Utara
Jenis : Stratovolcano Tipe A
Pengelola : Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuagung
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Kampung Pinangunian, Kampung Makewide-Kampung Loari, dan kampung Batuputih-Kampung Paring
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Tangkoko
Lama pendakian : 3 jam
Koordinat : 1°29’09.8″N 125°09’28.3″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Karangetang & Gunung Klabat

Maps

GUNUNG RUANG (725 MDPL)

Gambar Puncak Kawah Gunung Ruang
c: @egi_sambe

GUNUNG RUANG (725 MDPL)
Di Provinsi Sulawesi Utara

Gunung Ruang adalah sebuah gunung api tipe A yang masih aktif dan terletak di Pulau Ruang, Kepulauan Sitaro. Pulau Ruang berdekatan dengan Pulau Thulandang. Pulau Ruang sendiri merupakan pulau vulkanik yang masih dihuni penduduk. Gunung Ruang tercatat telah meletus sejak 1808, dan terakhir meletus yakni pada 2002.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Ruang bisa dilakukan melalui Desa Laingpatehi. Trek berupa kawasan pohon kelapa dan vegetasi masih rapat. Total waktu yang ditempuh adalah 2-3 jam untuk bisa mencapai puncaknya.

PUNCAK
Puncak Gunung Ruang berupa kubahan lava. Terdapat pilar di titik Puncak Gunung Ruang dan juga ada kawah dengan luas 500 meter, dan kedalaman mencapai 100 meter.

Nama lain : Duang, Wanua Ruang, Roeang
Elevasi : 725 mdpl
Lokasi : Provinsi Sulawesi Utara
Jenis : Volcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Tegulandang
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Laingpatehi
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Ruang
Lama pendakian : 2-3 jam
Koordinat : 2°18’09.8″N 125°21’55.0″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Mahawu & Gunung Karangetang

Maps

GUNUNG DUKONO (1.185 MDPL)

Gambar Gunung Dukono
c: @magfirahbudiwati

GUNUNG DUKONO (1.185 MDPL)
Di Provinsi Maluku Utara

Gunung Dukono adalah gunung api strato dan juga kompleks yang terletak di Halmahera Utara dan gunung ini masih aktif. Gunung Dukono memiliki banyak saluran vulkanik dan ketinggiannya mencapai 1.185 mdpl. Berdasarkan catatan sejarah, Gunung Dukono sudah 21 kali meletus, yakni dari tahun 1550, 1719, 1868, 1901, 1933 dan masih terus berpotensi meletus kembali.

Halmahera Utara memiliki beberapa gunung api di antaranya yakni Gunung api kembar Tarakan Itji dan Tarakan Lamo, serta Gunung Mamuya. Sebagian besar gunung api yang berada di wilayah Provinsi Maluku Utara tersebar di pulau-pulau kecil.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Dukono dimulai dari Pos Pengamatan yang terdapat di Desa Mamuya, Kecamatan Galela. Pendakian membutuhkan 7 jam untuk bisa sampai puncak Dukono. Total panjang jalur mencapai puncak mencapai 14 km. Trek menuju puncak adalah trek landai berupa tumpukan abu vulkanik padat. Terdapat pula perbukitan bernama Bukit Bulan dan Bukit Bintang.

PUNCAK
Puncak Gunung Dukono terdiri dari beberapa kawah kubah yang sangat luas. Nama-nama kubah kawah tersebut yakni Malupang-Warirang, Dilekene, Malupang Magiwe, Telori, dan Heneowara. Kawah terbesar adalah Malupang-Warirang, yakni dengan diameter 360 meter dan kedalaman 230 meter.

Nama lain : Doekono, Sukoko, Dooekko, Dukoma, Tala, Tolo
Elevasi : 2.118 mdpl
Lokasi : Halmahera Utara , Maluku Utara
Jenis : Strato dan Kompleks Tipe A
Pengelola : Pemerintah Halmahera Utara
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Mamuya
Tempat Ikonik : Bukit Bulan, Bukit Bintang
Puncak : Malupang-Warirang, Dilekene, Malupang Magiwe, Telori, dan Heneowara
Lama pendakian : 7 jam
Koordinat : 1°41’58.3″N 127°52’33.0″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Buku Sibela & Gunung Ibu

Maps

GUNUNG GAMKONORA (1.635 MDPL)

Gambar Puncak Kawah Gunung Gamkonora
c: @jrk_djaid

GUNUNG GAMKONORA (1.635 MDPL)
Di Provinsi Maluku Utara

Gunung Gamkonora adalah stratovolcano tipe A yang terletak di Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat. Gunung api ini merupakan salah satu yang aktif di Pulau Halmahera. Sejarah mencatat pada tahun 1673 terjadi letusan hebat disertai dengan gelombang tsunami yang melanda Halmahera Barat. Tahun 2007 hingga 2011 Gunung Gamkonora tercatat adanya aktivitas vulkanik.

PENDAKIAN
Sebelum dilaksanakannya pendakian, adat setempat akan melakukan ritual terlebih dahulu yang ditujukan kepada Gunung Gamkonora dan juga pendaki. Wilayah kaki gunung adalah perkebunan kelapa, pala, dan cengkeh, serta kawasan hutan yang didominasi pohon palem. Pendakian mencapai puncak dapat selesai dalam 4-5 jam.

Jalur pendakian terletak di Desa Baru yakni sekaligus sebagai Pos Pengamatan. Sebelum mencapai puncak, terdapat lokasi yang dianggap sebagai makam nenek moyang masyarakat setempat.

PUNCAK
Puncak Gunung Gamkonora terdapat sebua kawah yang memanjang dari utara ke selatan. Jika dilihat dari jauh maka terlihat seperti sobekan, sobekan tersebut terdapat di Puncak Gunung Gamkonora. Kawah Gamkonora tersebut dinamakan Kawah A, Kawah B, Kawah C, Kawah D.

Ada batu besar yang dikeramatkan yang terletak di bibir kawah, batu tersebut dinamakan “Jere”. Saat berada di puncak Gamkonora kita bisa melihat Gunung Ibu yang terletak di sebelah Gunung Gamkonora. Selain itu terlihat pula Gunung Dukono.

Nama lain : Gamkunora, Gammacanore
Elevasi : 1.635 mdpl
Lokasi : Halmahera Barat, Maluku Utara
Jenis : Stratovolcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Halmahera Barat
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Baru
Tempat Ikonik : Batu Jere
Puncak : Kawah A, Kawah B, Kawah C, Kawah D
Lama pendakian : 4-5 jam
Koordinat : 1°22’37.8″N 127°32’04.4″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Gamalama & Gunung Taliabu

Maps

GUNUNG JAILOLO (1.030 MDPL)

Gambar Gunung Jailolo
c: @paminto1

GUNUNG JAILOLO (1.030 MDPL)
Di Provinsi Maluku Utara

Gunung Jailolo merupakan gunung strato tipe A berketinggian 1.030 mdpl. Lokasi gunung terletak di Pulau Halmahera, dan secara administratif masuk dalam kawasan Halmahera Barat. Tercatat gunung ini terakhir kali meletus pada tahun 1883.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Jailolo terdapat di Desa Adamdehe. Pendakian mencapai puncak memakan waktu 4-5 jam.

PUNCAK
Terdapat kaldera pada Puncak Gunung Jailolo yang bernama Idamdehe. Berada di puncak akan terlihat pemandangan Gunung Gamalama dan Kie Matubu di sisi selatan, dan terliahat Gunung Gamkonora dan Gunung Ibu di sisi utara.

Nama lain :
Elevasi : 1.030 mdpl
Lokasi : Provinsi Maluku Utara
Jenis : Volcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Halmahera Barat
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Adamdehe
Tempat Ikonik :
Puncak : Idamdehe
Lama pendakian : 4-5 jam
Koordinat : 1°04’49.8″N 127°26’18.8″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Kie Besi & Gunung Wato Wato

Maps

GUNUNG WATO-WATO (1.442 MDPL)

Gambar Gunung Wato-Wato
c:@dianhermawan

GUNUNG WATO-WATO (1.442 MDPL)
Di Provinsi Maluku Utara

Gunung Wato Wato adalah gunung yang terletak di Halmahera Timur, secara administratif, Gunung Wato Wato masuk dalam kawasan Kecamatan Buli. Gunung Wato Wato memiliki ketinggian 1.442 mdpl. Gunung Wato Wato dikenal juga sebagai Gunung Manusia. Mengapa demikian? Hal itu karena bentuk gunung jika dilihat dari kejauhan (sisi samping) maka akan terlihat seperti orang yang sedang berbaring. Ada bagian mata, hidung, mulut, leher, dada, dan tangan.

PENDAKIAN
Informasi berkaitan dengan pendakian Gunung Wato-Wato masih minim. Hal ini dikarenakan lokasi gunung yang berupa hutan liar dan jauh dari pemukiman. Eksplorasi gunung sangat jarang dilakukan. Pendakian harus berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

Nama lain : Gunung Manusia
Elevasi : 1.442 mdpl
Lokasi : Halmahera Timur , Maluku Utara
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Pemerintah Halmahera Timur
Keistimewaan : Gunung seperti manusia sedang berbaring
Jalur pendakian : ?
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Wato-Wato
Lama pendakian : ?
Koordinat : 1°00’47.8″N 128°06’32.4″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Kie Besi & Gunung Kie Matubu

Maps