Tag Archives: 6 – 10 JAM

GUNUNG CIKURAY (2.821 MDPL)

Puncak Gunung Cikuray
c:@feriirawan30

GUNUNG CIKURAY (2.821 MDPL)
Di Provinsi Jawa Barat

Gunung Cikuray adalah gunung tertinggi keempat di Provinsi Jawa Barat. Gunung ini berketinggian 2.821 mdpl dan masuk dalam kawasan Kabupaten Garut. Gunung Cikuray masuk dalam kategori stratovolcano tipe B. Pendakian Gunug Cikuray merupakan salah satu yang banyak diminati oleh para pendaki khususnya di Jawa Barat.

Lereng Gunung Cikuray dahulu menjadi pusat pertapaan pada zaman Kerajaan Padjajaran. Jika dilihat dari kejauhan maka gunung ini akan terlihat kerucut sempurna.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Cikuray selalu ramai pada hari libur atau weekend. Jalur pendakian yang tidak sulit dan akses menuju jalur pendakian yang mudah menjadi alasan para pendaki lokal maupun luar daerah memilih Gunung Cikuray sebagai objek pendakian. Jalur pendakian yang tersedia adalah melalui Jalur Bayongbong, Jalur Cikajang, dan Jalur Dayeuhmanggung. Jalur melalui Dayeuhmanggung adalah yang paling populer. Pada jalur tersebut terdapat pemancar stasiun televisi nasional TVRI.

Lereng Gunung Cikuray adalah perkebunan teh. Untuk pendakian hingga puncak dibutuhkan waktu sekitar 6-8 jam.

PUNCAK
Puncak Cikuray ditandai dengan sebuah bangunan permanen dari semen berukuran 3×3 meter. Bangunan ini dibuat dengan tujuan sebagai tempat berteduh. Lokasi puncak sendiri cukup luas dan mampu menampung banyak tenda. Berada di Puncak Cikuray kita bisa melihat pemandangan Gunung Galunggung, Gunung Papandayan, Gunung Guntur, Gunung Telaga Bodas, dan juga Kota Garut.

Ada sebuah kisah yang menjadikan Gunung Cikuray agaknya menjadi mistis, yakni telah hilang seorang pendaki perempuan di tahun 2009 dan tidak pernah ditemukan sampai sekarang.

Nama lain : Gunung Srimanganti, Srimanganten
Elevasi : 2.821 mdpl
Lokasi : Jawa Barat
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Garut
Keistimewaan : Tertinggi keempat di Jawa Barat
Jalur pendakian : Jalur Bayongbong, Jalur Cikajang, dan Jalur Dayeuhmanggung
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Cikuray
Lama pendakian : 6-8 jam
Koordinat : 7°19’21.2″S 107°51’35.9″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Ciremai & Gunung Puntang

Maps

GUNUNG KENDANG (2.617 MDPL)

Gunung Kendang Camping
c: @bomberoutdoor

GUNUNG KENDANG (2.617 MDPL)
Di Provinsi Jawa Barat

Gunung Kendang adalah gunung api stratovolcano tipe B yang berketinggian 2.617 mdpl sekaligus menjadi gunung tertinggi di komplek Gunung Bandung Raya. Gunung ini terkenal dengan perkebunan teh-nya yang luas dan savananya yang luas di puncak gunung.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Kendang bisa melalui Desa Neglawangi di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Trek pendakian masih memiliki vegetasi yang rapat, dan tingkat pendakian dikategorikan sedang. Pendakian membutuhkan waktu 5-8 jam untuk mencapai puncak tertinggi Gunung Kendang.

PUNCAK
Sebelum puncak tertinggi Gunung Kendang, terdapat kawah mati atau lebih tepatnya disebut savana karena telah ditumbuhi banyak tumbuhan. Lokasi ini dinamakan Kawah Manuk. Sedangkan Puncak Kendang sendiri adalah lahan yang masih dipenuhi oleh tumbuhan.

Meskipun pendakian yang tidak sulit namun gunung ini memiliki satu catatan kelam, yakni ada seorang mahasiswa ITB yang mendaki seorang diri yang kemudian hilang dan baru ditemukan telah meninggal sebulan kemudian.

Nama lain : Kawah Manuk
Elevasi : 2.617 mdpl
Lokasi : Jawa Barat
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Bandung
Keistimewaan : Gunung tertinggi di komplek Gunung Bandung Raya
Jalur pendakian : Desa Neglawangi
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Kendang
Lama pendakian : 5-8 jam
Koordinat : 7°14’41.8″S 107°42’29.1″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Puntang & Gunung Burangrang

Maps

GUNUNG SALAK (2.221 MDPL)

Kawah Gunung Salak
c: @wdwhyfsh

GUNUNG SALAK (2.221 MDPL)
Di Provinsi Jawa Barat

Gunung Salak adalah gunung api yang masuk dalam kategori stratovolcano tipe A. Gunung ini masih aktif dan memiliki elevasi 2.221 mdpl. Gunung Salak dijadikan kawasan konservasi karena keanekaragaman alamnya yang sangat penting. Kawasan tersebut dinamakan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). TNGHS sendiri masuk dalam Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Bogor.

Nama “Salak” bukanlah nama buah, melainkan nama yang diambil dari Bahasa Sanskerta “Salaka” yang artinya “perak”. Gunung Salak tercatat letusan terakhirnya yakni di 1938. Setelah itu tidak tercatat pernah mengalami gejolak kembali.

Meskipun merupakan stratovolcano (gunung api kerucut), namun kontur Gunung Salak tidak begitu jelas. Hal ini disebabkan kerapatan vegetasi yang tinggi dan seringnya kawasan gunung ini dilanda kabut. Alasan itu yang menyebabkan Gunung Salak dicap sebagai kawasan maut bagi penerbangan. Tercatat di 2012 Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang berisi 45 penumpang dari kalangan jurnalistik menabrak salah satu punggung Gunung Salak dan hancur seketika. Empat puluh lima penumpangnya tewas.

PENDAKIAN
Jalur pendakian yang tersedia yakni melalui Jalur Pasir Reungit di Bogor, Jalur Cidahu di Sumedang, Jalur Cimelati di Sumedang, dan Jalur Ajisaka di Bogor. Jalur Pasir Reungit adalah yang terpanjang, sedangkan Jalur Cidahu adalah yang terpendek. Kemudian Jalur Ajisaka biasanya adalah jalur untuk peziarah atau wisata religi di Gunung Salak.

Kawasan Gunung Salak memiliki banyak spesies burung, ular dan juga reptil. Selain itu, lereng gunung juga sering dijadikan lokasi pendidikan dasar (diksar) bagi Mapala maupun pecinta alam lain.

PUNCAK
Puncak Gunung Salak terdiri dari tiga: Puncak 1 atau disebut juga Puncak Manik, berada di ketinggian 2.221 mdpl (tertinggi), lalu Puncak 2 berada di ketinggian 2.180 mdpl, dan Puncak 3 atau Puncak Sumbul berada di ketinggian 1.926 mdpl.

Gunung Salak memiliki 3 kawah yakni: Kawah Ratu, Kawah Cikulung Putri, dan Kawah Hirup. Kawah Ratu adalah yang terbesar di antara ketiganya.

Gunung Salak kental dengan kismis (kisah misteri). Beberapa kesaksian dari para pendaki ada yang menuturkan pernah mendengar suara gamelan saat sedang di atas gunung. Kisah mistis lain yakni adanya pasar setan di puncak Gunung Salak, binatang gaib yang tak kasat mata, jeritan wanita minta tolong, serta yang paling menghebohkan adalah mimpi massal didekati sosok wanita cantik yang mengajak berhubungan tubuh.

Nama lain : Salaka
Elevasi : 2.221 mdpl
Lokasi : Jawa Barat
Jenis : Stratovolcano Tipe A
Pengelola :Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Jalur Pasir Reungit, Jalur Cidahu, Jalur Cimelati, dan Jalur Ajisaka
Tempat Ikonik : Kawah Ratu
Puncak : Puncak 1/Puncak Manik, Puncak 2, dan Puncak 3/Puncak Sumbul
Lama pendakian : 8-9 jam
Koordinat : 6°42’57.8″S 106°44’00.6″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Tangkuban Perahu & Gunung Gede-Pangrango

Maps

GUNUNG ASEUPAN (1.174 MDPL)

Puncak Gunung Aseupan Banten
c: @firdausialkahfi107

GUNUNG ASEUPAN (1.174 MDPL)
Di Provinsi Banten

Gunung Aseupan adalah gunung dengan elevasi 1.174 mdpl yang terletak di Pandeglang, Banten. Nama Aseupan berasal dari Bahasa Sunda. Aseupan adalah anyaman bambu berbentuk kerucut yang sering digunakan untuk menanak nasi (nasi tumpeng khususnya).

PENDAKIAN
Jalur pendakian Gunung Aseupan terletak di Desa Sikulan, Kecamatan Jiput. Lokasinya berada di ketinggian 280 mdpl. Terlihat keunikan pada masyarakat lokal, yakni bentuk rumah dari kayu atau yang sering disebut “balong” dan di halaman depan ada kolam ikannya.

Kaki Gunung Aseupan adalah perkebunan cengkeh dan singkong. Vegetasi rapat di sepanjang jalur dikarenakan gunung ini jarang didaki. Tidak ada pos-pos pemberhentian karena jalur pendakian yang belum dimaksimalkan.

PUNCAK
Puncak Gunung Aseupan tidak luas dan masih ditumbuhi tumbuhan tinggi dan pakis hutan, serta terdapat semacam makam. Pendakian Gunung Aseupan rata-rata memakan waktu 6-7 jam.

Nama lain : Asupan
Elevasi : 1.174 mdpl
Lokasi : Banten
Jenis : Volcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Pandeglang
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Sikulan
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Aseupan
Lama pendakian : 6-7 jam
Koordinat : 6°17’44.2″S 105°55’52.2″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Endut & Gunung Pulosari

Maps

GUNUNG RAJABASA (1.281 MDPL)

Puncak Gunung Rajabasa Lampung
c: @fahinsaiqbal

GUNUNG RAJABASA (1.281 MDPL)
Di Provinsi Lampung

Gunung Rajabasa adalah stratovolcano tipe B yang berketinggian 1.281 mdpl. Gunung Rajabasa terletak di Kecamatan Lampung Selatan, sekaligus menjadi gunung yang terletak di paling ujung selatan Pulau Sumatera. Gunung ini terlihat dari Pelabuhan Merak di Provinsi Banten (Pulau Jawa).

Gunung Rajabasa tercatat aktif pada April 1863, serta Mei 1892. Keberadaannya juga lekat dengan kisah asal-usul Gunung Anak Krakatau yang merupakan hasil dari letusan dahsyat Gunung Krakatau. Konon menurut kisah, saat Gunung Krakatau Purba meletus, Gunung Rajabasa hampir tenggelam terkena tsunami yang dihasilkan letusannya.

Pesisir selatan Gunung Rajabasa terdapat banyak objek alam yang sangat indah yakni berupa air terjun, pesisir pantai, dan juga pulau-pulau. Alasan itulah yang menjadikan pendakian gunung ini akan sangat memanjakan mata. Selain itu, ada pemandian air panas “Way Belerang” yang ada di kaki gunung. Kaki Gunung Rajabasa didominasi perkebunan kopi, cokelat, lada dan durian.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Rajabasa adalah melalui Desa Sumur Kumbang. Desa tersebut mayoritas penduduknya adalah Suku Sunda (dari Jawa Barat). Ada sebuah makam di Gunung Rajabasa yaitu makam tokoh yang disegani oleh masyarakat lokal sekaligus merupakan tokoh pendiri desa tersebut, yakni Makam Syeh Mansyur.

PUNCAK
Puncak Gunung Rajabasa berupa kawah berukuran 500 x 700 meter dan membentuk seperti sebuah danau. Danau tersebut, di dalamnya ditumbuhi banyak vegetasi pepohonan. Selain itu, di dalam kawah luas Rajabasa terdapat sebuah batu besar berbentuk persegi dengan ukuran 2×2 meter. Batu tersebut dijuluki “Batu Cukup” karena setiap kali ada orang yang duduk di atasnya akan selalu terasa cukup. Bahkan 20 orang pun cukup untuk duduk atau tiduran di atas batu tersebut.
Berada di Puncak Rajabasa kita bisa melihat Selat Sunda dan juga Gunung Anak Krakatau di tengah laut.

Nama lain : Rajabasa
Elevasi : 1.281 mdpl
Lokasi : Lampung
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Lampung Selatan
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Sumur Kumbang
Tempat Ikonik : Way Belerang, Batu Cukup
Puncak : Puncak Rajabasa
Lama pendakian : 6-8 jam
Koordinat : 5°46’54.2″S 105°37’39.3″E
Level pendakian : Mudah

Baca Juga : Gunung Pesagi & Gunung Anak Krakatau

Maps

GUNUNG TANGGAMUS (2.102 MDPL)

Puncak Gunung Tanggamus Lampung
c: @lampuung

GUNUNG TANGGAMUS (2.102 MDPL)
Di Provinsi Lampung

Gunung Tanggamus adalah gunung tertinggi kedua di Provinsi Lampung, yakni dengan ketinggian 2.102 mdpl. Gunung Tanggamus tergolong sebagai stratovolcano tipe B.

Nama Tanggamus juga digunakan sebagai nama kabupaten, dengan maksud bahwa Gunung Tanggamus adalah penyangga kehidupan di wilayah Kabupaten Tanggamus. Secara administratif, Gunung Tanggamus masuk dalam kawasan Kecamatan Kota Agung, Kecamatan Ulubelu, serta Kecamatan Gisting.

Berada di kaki Gunung Tanggamus terdapat sebuah teluk yang dinamakan Teluk Semaka. Atas keindahan teluk tersebut dan kemegahan Gunung Tanggamus sebagai salah satu atap tertinggi di Provinsi Lampung, pemerintah setempat mengadakan sebuah kegiatan wisata yang dinamakan Tour D’Semaka.

Kaki Gunung Tanggamus adalah perkebunan pepaya, jamu, kopi dan juga kol. Sementara lebih ke atas adalah hutan pepohonan meranti, kruing, balau, rotan dan juga pakis hutan. Beberapa satwa liar seperti siamang dan monyet tak jarang juga terlihat di kaki Gunung Tanggamus.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Tanggamus tersedia melalui Jalur Gisting, Jalur Kobra, serta Jalur Kota Agung. Jalur Gisting adalah jalur terpopuler. Sedangkan dua lainnya adalah jalur yang lebih sepi dan ekstrim.

Jalur Gisting adalah jalur melalui Desa Tanggamus di Kecamatan Gisting. Basecamp Sonokling adalah nama tempat pendaftarannya. Lokasi ini berada di ketinggian 700 mdpl.

Meskipun terbilang ketinggian sedang, namun pendakian Gunung Tanggamus adalah termasuk dalam kategori mudah. Hal tersebut disebabkan titik start pendakian telah berada di ketinggian yang cukup tinggi. Gunung Tanggamus terletak di antara Kota Bandar Lampung dan Kabupaten Tanggamus. Jalan utama yang menghubungkan dua wilayah tersebut adalah melalui lereng Gunung Tanggamus. Jalan tersebut sering berkabut, curam dan kadang terjadi longsor jika musim hujan.

PUNCAK
Berada di puncak Tanggamus kita bisa melihat keindahan Teluk Semaka yang eksotis. Hasil bumi berupa kopi adalah komoditi dari Provinsi Lampung dan perkebunan kaki Gunung Tanggamus adalah salah satu penyumbang terbesarnya. Masyarakat lokal dikenal sebagai penikmat Kopi (robusta) Tanggamus dengan gula aren.

Nama lain : Bukit Tanggamus
Elevasi : 2.102 mdpl
Lokasi : Lampung
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Tanggamus
Keistimewaan : Gunung tertinggi kedua di Provinsi Lampung
Jalur pendakian : Jalur Gisting, Jalur Kobra, dan Jalur Kota Agung
Tempat Ikonik : Teluk Semaka
Puncak : Puncak Tanggamus
Lama pendakian : 6-8 jam
Koordinat : 5°25’37.1″S 104°40’29.3″E
Level pendakian : Mudah

Baca Juga : Gunung Tanggang & Gunung Anak Krakatau

Maps