Tag Archives: 1 HARI

GUNUNG TANGGANG (1.162 MDPL)

Gunung Tanggang Lampung
c: @mediansyah07

GUNUNG TANGGANG (1.162 MDPL)
Di Provinsi Lampung

Gunung Tanggang terletak di Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran. Gunung ini bukanlah gunung api. Lokasinya berada tidak jauh dari pantai. Gunung Tanggang sendiri memiliki ketinggian 1.162 mdpl. Ketinggian ini termasuk rendah, oleh sebab itu Gunung Tanggang dikategorikan gunung kecil.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Tanggang tidak begitu populer. Meskipun ketinggiannya rendah namun jarang ada pendaki yang mendaki gunung ini sampai puncak. Kebanyakan orang yang mengunjungi Gunung Tanggang adalah untuk menikmati wisata air terjunnya.

Salah satu air terjun yang terkenal adalah “Air Terjun Hasahan”. Terdapat batu berupa wajah wanita yang terletak di salah satu sisi air terjun tersebut.

Kaki Gunung Tanggang adalah perkebunan kopi dan cengkeh. Daerah Pesawaran terkenal dengan hasil bumi kopinya. Kopi Robusta adalah jenis kopi yang dihasilkan petani di Lampung.

Nama lain : Bukit Tanggang
Elevasi : 1.162 mdpl
Lokasi : Lampung
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Pemerintah Pesawaran
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Padang Cermin
Tempat Ikonik : Air Terjun Hasahan
Puncak : Puncak Tanggang
Lama pendakian : 1 hari
Koordinat : 5°42’44.3″S 105°06’22.7″E
Level pendakian : Mudah

Baca Juga : Gunung Betung & Gunung Seminung

Maps

GUNUNG MASURAI (2.980 MDPL)

Puncak Gunung Masurai Jambi
c:@seputartebo

GUNUNG MASURAI (2.980 MDPL)
Di Provinsi Jambi

Gunung Masurai merupakan gunung berjenis volcano tipe B. Gunung ini terletak di Kecamatan Lembah Masurai, Kecamatan Jangkat, Kecamatan Sungai Tenang, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Dan memiliki ketinggian 2.980 mdpl, sekaligus menjadi gunung dengan kategori cukup tinggi.

Gunung Masurai memiliki makna gunung yang bergemilang berkah. Kata “masurai” diartikan sebagai “emas yang terurai”. Penamaan tersebut sejalan dengan mitos yang berkembang di masyarakat, yakni terdapat tambang emas di Gunung Masurai dengan kadar emas mencapai 99%, itu artinya emas dengan kemurnian sangat tinggi dan tidak tercampur senyawa lain. Kemudian penduduk sekitar menambang emas tersebut, namun satu per satu para penambang meninggal. Anehnya, justru semakin ada yang meninggal, maka semakin banyak emas yang akan muncul. Berkenaan dengan terjadinya hal tersebut, masyarakat menganggap para penambang adalah tumbal bagi kemunculan emas.

Namun bagi beberapa orang, makna “emas yang terurai” adalah pengandaian untuk berkah alam yang diberikan Yang Kuasa melalui Gunung Masurai yang menjadikan wilayah di sekitarnya subur dan makmur.

Gunung Masurai masuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, sama dengan Gunung Kerinci. Namun Gunung Kerinci tentunya lebih populer ketimbang Gunung Masurai. Terdapat spot alam yang eksotis kaki Gunung Masurai yakni sumber mata air yang bernama “Batang Tembesi”.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Masurai terbilang masih jarang. Hal ini dikarenakan masih minimnya informasi tentang pendakian, ditambah para pendaki cenderung memilih Gunung Kerinci sebagai obyek pendakian dari pada Gunung Masurai yang juga berada di wilayah yang sama.

Jalur pendakian Gunung Masurai berada di Desa Sungai Lalang. Jalurnya mudah karena sudah ada papan penanda, serta trek merupakan vegetasi yang longgar, serta sepanjang jalur jarang ditemui pecat, karena memang kondisi trek cenderung kering.

PUNCAK
Puncak Gunung Masurai berupa kaldera setengah utuh yang berada di sisi timur, lalu di sisi kanan ada dua kerucut (strato) dan terdapat danau vulkanik di dalamnya. Danau tersebut adalah Danau Kumbang, Danau Mabuk, Danau Merah, dan Danau Larangan. Danau Kumbang adalah yang terbesar dan paling eksotis. Oleh sebab itu, Gunung Masurai lebih dikenal dengan keeksotisan Danau Kumbang-nya.

Nama lain : Kumbang
Elevasi : 2.980 mdpl
Lokasi : Jambi
Jenis : Volcano Tipe A
Pengelola : Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Sungai Lalang
Tempat Ikonik : Danau Kumbang, Batang Tembesi
Puncak : Puncak Masurai
Lama pendakian : 1 hari
Koordinat : 2°30’10.7″S 101°51’29.4″E
Level pendakian : Sedang

Baca Juga : Gunung Kerinci & Gunung Kunyit

Maps

GUNUNG BELIRANG-BERITI (1.958 MDPL)

Puncak Gunung Belirang Beriti Sumatera Selatan
c: @dian_sepriawan

GUNUNG BELIRANG-BERITI (1.958 MDPL)
Di Provinsi Sumatera Selatan

Gunung Belirang-Beriti atau disebut juga Belerang-Beriti, adalah gunung api berjenis kompleks, yakni berbentuk tidak kerucut dan menjulang dan tidak tercatat meletus namun ada tanda-tanda aktif yakni ditandai dengan belerang. Gunung ini memiliki ketinggian 1.958 mdpl. Puncaknya berupa kaldera yang sangat luas, lebarnya mencapai 1,2 km. Gunung Belirang-Beriti terletak di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

PENDAKIAN
Masih sangat minim informasi mengenai pendakian gunung ini. Namun yang jelas dengan ketinggian 1.900-an mdpl tentu memiliki trek yang tidak begitu panjang sehingga bisa disimpulkan ada jalur pendakian yang bias dilewati.

Nama lain : Belerang-Beriti
Elevasi : 1.958 mdpl
Lokasi : Sumatera Selatan
Jenis : Kompleks Volcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Musi Rawas
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Musi Rawas
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Belirang, Puncak Beriti
Lama pendakian : ?
Koordinat : 2°47’45.1″S 102°11’47.8″E
Level pendakian : sedang

Baca Juga : Gunung Dempo

Maps

GUNUNG DEMPO (3.159 MDPL)

Puncak Gunung Dempo Sumatera Selatan
c: @agus_mahameru24

GUNUNG DEMPO (3.159 MDPL)
Di Provinsi Sumatera Selatan

Gunung Dempo merupakan gunung berjenis stratovolcano tipe A. Gunung ini juga dijuluki dengan singkatan GAD atau “Gunung Api Dempo”. Gunung Dempo terletak di Kota Pagar Alam, Sumatra Selatan (Sumsel). Kota Pagar Alam terkenal dengan hasil perkebunanya yakni berupa teh hitam. Produk teh inilah salah satu hasil perkebunan di kaki Gunung Dempo.

Gunung Dempo memiliki ketinggian 3.159 mdpl, termasuk gunung sangat tinggi. Gunung Dempo juga berpredikat sebagai gunung tertinggi di Sumatera Selatan. Danau kaldera di puncaknya memiliki keunikan tersendiri, yakni kadang air danau kalderanya berwarna abu-abu, hijau tosca, dan juga biru. Beberapa keistimewaan inilah yang menjadikan Gunung Dempo cukup populer sebagai pendakian. Bukan hanya bagi pendaki lokal, tapi juga dari berbagai daerah di luar Sumsel.

Gunung Dempo juga memiliki cerita mitos yang berkembang di masyarakat, yakni kisah tentang Manusia Harimau. Konon manusia harimau adalah masyarakat Gunung Dempo yang mendalami ilmu sakti.

Selain itu, Gunung Dempo juga dikenal dan diyakini sebagai wilayah asal usul Suku Basemeh (Melayu). Menurut legenda, dua tokoh sakti yakni Si Pahit Lidah (Nenek Moyang Basemeh) dan Si Mata Empat (Nenek Moyang Komering/Lampung) saling beradu kekuatan. Keduanya pun mati, dan sebelum mati Si Pahit Lidah mengutuk semua keturunan Si Mata Empat yang juga berarti Suku Komering atau Suku Lampung tidak akan bisa mendaki Gunung Dempo. Kisah tersebut diyakini hingga sekarang.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Dempo tesedia melalui Jalur Kampung IV, dan Jalur Tugu Rimau. Jalur Kampung IV adalah yang paling populer. Trek pendakian Gunung Dempo tersedia beberapa sumber air. Trek di awal dipenuhi dengan akar-akar pohon yang keluar. Pendakian Gunung Dempo umumnya dilakukan dalam sehari saja. Di Kota Pagar Alam terdapat pasar tradisional yang menjual berbagai macam produk lokal. Bagi pendaki luar daerah tentu akan sangat cocok untuk bisa berbelanja di sini.

PUNCAK
Puncak Dempo ada 2 yakni Puncak Api dan Puncak Merapi (Kawah Dempo). Puncak pertama adalah Puncak Api. Puncak ini adalah daerah biasa yang masih ditumbuhi pohon perdu. Kemudian berjalan terus kita akan bertemu dengan sebuah padang yang luas bertanah pasir dengan sedikit rerumputan. Lokasi ini dijuluki “Pelataran” yang lokasinya berada di antara puncak pertama dan kedua. Umumnya pendaki mendirikan tendanya di lokasi Pelataran ini.

Selanjutnya, dilanjutkan menanjak terus, maka kita akan sampai pada puncak kedua yakni Puncak Kawah Merapi (Kawah Dempo), yakni sebuah kawah dengan luas sekitar 100 meter persegi. Kawah inilah yang menjadi ikonik gunung Dempo.

Selanjutnya dari puncak Kawah Dempo, akan terlihat pemandangan Provinsi Bengkulu, serta Laut Hindia.

Nama lain : GAD
Elevasi : 3.159 mdpl
Lokasi : Sumatera Selatan
Jenis : Stratovolcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Pagar Alam
Keistimewaan : Gunung tertinggi di Sumatera Selatan
Jalur pendakian : Jalur Kampung IV, dan Jalur Tugu Rimau
Tempat Ikonik : Kawah Dempo
Puncak : Puncak Api dan Puncak Merapi (Kawah Dempo)
Lama pendakian : 1 hari
Koordinat : 4°00’54.4″S 103°07’40.4″E
Level pendakian : Sedang

Baca Juga : Gunung Belirang-Beriti

Maps

GUNUNG DJADI (1.200 MDPL)

Gambar Gunung Djadi Riau
@hairuzi

GUNUNG DJADI (1.200 MDPL)
Di Provinsi Riau

Gunung Djadi terletak di Hulu Sungai Kampar, Kecamatan Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Provinsi Riau dianggap tidak memiliki gunung karena memang lokasinya didominasi oleh daratan rendah dan tidak dilewati Pegunungan Bukit Barisan. Namun, di wilayah Kampar, tercatat ada perbukitan yang menjadi titik tertinggi di Provinsi Riau. Bukit tersebut dinamakan Bukit Jadi. Bukit Jadi memiliki titik tertinggi pada 1.200 mdpl. Bentuk tubuh gunung itu sendiri bukanlah seperti pada umumnya gunung yang mengerucut, Bukit Jadi berbentuk punggungan gunung dengan elevasi di bawah 1.000 mdpl. Meski tidak begitu tinggi, namun vegetasi yang ada cukup rapat.

PENDAKIAN
Saat melakukan pendakian Gunung Jadi, kita akan dimanjakan dengan air terjun yang totalnya mencapai 7 air terjun. Meski elevasi tidak tinggi, namun Gunung Jadi memiliki 10 puncak. Secara umum, pendakian gunung ini terbilang sulit, karena memang masih jarang didaki. Keberadaan Gunung Jadi saja masih jarang orang yang tahu. Begitupun bagi masyarakat Riau sendiri yang umumnya bukan para pendaki gunung. Selain itu, alasan ‘angker’ yang disematkan oleh masyarakat setempat semakin menjadikan Gunung Jadi sukar untuk didaki. Mitos-mitos yang beredar yakni berkaitan dengan adanya Suku Hunian dan Liliput yang menghuni Gunung Jadi tersebut.

Bagi para pendaki tentunya harus mencoba untuk mendaki Gunung Jadi, terutama bagi masyarakat Riau sendiri. Keberadaan Gunung Jadi harus menjadi daya tarik bagi pariwisata di Provinsi Riau.

Nama lain : Bukit Jadi
Elevasi : 1.200 mdpl
Lokasi : Riau
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Pemerintah Kampar
Keistimewaan : Gunung Tertinggi di Provinsi Riau
Jalur pendakian : ?
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Djadi
Lama pendakian : ?
Koordinat : 0°14’14.8″S 100°56’41.6″E
Level pendakian : sedang

Maps

GUNUNG TALANG (2.597 MDPL)

Gambar Gunung Talang Sumatera Barat
c: @cullen_panjaitan

GUNUNG TALANG (2.597 MDPL)
Di Provinsi Sumatera Barat

Gunung Talang terletak di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Gunung ini bertipe stratovolcano tipe A. Gunung ini mirip dengan Gunung Sinabung di Sumatera Utara. Gunung Talang dicap sebagai gunung yang sudah tidak aktif lagi karena letusannya yang terakhir tercatat sudah sangat lama, namun tak disangka tiba-tiba kembali meletus. Gunung Sinabung tidak pernah meletus sejak 1600, namun tiba-tiba meletus pada 2010. Begitupun Gunung Talang, tercatat tidak pernah meletus sejak 1833, namun kembali meletus secara tiba-tiba pada 2007 dan membuat kepanikan masyarakat sekitar.

Setelah letusan tersebut, status Gunung Talang menjadi gunung api tipe A, yakni gunung api yang aktif. Gunung Talang memiliki ketinggian 2.597 mdpl. Kita bisa melihat pemandangan yang sangat indah dari puncak Gunung Talang yakni pemandangan tempat ikonik Sumbar yakni Danau Di Atas, Danau Di Bawah, dan Danau Talang.

PENDAKIAN
Secara umum, pendakian Gunung Talang tidak begitu ramai, namun pada tanggal-tanggal tertentu atau hari libur, biasanya bisa dikatakan cukup ramai. Namun tentu tidak seramai pendakian gunung-gunung di Jawa.

Jalur pendakian Gunung Talang antara lain: Jalur Ai Batumbuk (jalur lama), Jalur Seroja (jalur baru yang juga di desa Ai Batumbuk), dan Jalur Bukit Sileh. Jalur Ai Batumbuk adalah jalur populer, sedangkan Jalur Bukit Sileh jarang digunakan. Tahun 2017 dibuka jalur baru yang juga berlokasi di Ai Batumbuk, jalur tersebut dinamakan Seroja.

Secara umum pendakian Gunung Talang relatif mudah. Karena jika kita melakukan pendakian via Jalur Ai Batumbuk, sudah terpasang papan penanda dari titik start pendakian hingga puncak Gunung Talang. Tanda penunjuk jalan tersebut dinamakan dengan “rambu” dan ditulis “R”. Total rambu pada Jalur Ai Batumbuk adalah sebanyak 54 buah, yakni dituliskan dari “R1”, “R2”, hingga “R54”.

Awal pendakian, kita akan melewati perkebunan teh, kemudian memasuki wilayah hutan dengan trek yang penuh dengan akar pohon, dan juga lumpur. Kita bisa menyewa ojek dari R1 hingga R6.

PUNCAK
Sebelum sampai puncak, kita akan melewati jalur kawah yang masih mengepulkan asap belerang. Saat di puncak, kita bisa melihat pesona 3 danau yang ikonik sebagai bonus pendakian Gunung Talang, yakni Danau Di Atas (di Nagari Alahan Panjang), Danau Di Bawah (di Nagari Bukit Sileh), dan Danau Talang (di Kampuang Batu Dalam).

Karena gunung ini telah aktif kembali, maka pendakian Gunung Talang menjadi semakin hati-hati. Telah dibangun tempat pemantauan aktivitas Gunung Talang, dan juga ada perusahaan yang memanfaatkan sumber panas bumi, lokasinya berada di kaki Gunung Talang.

Nama lain : Salasi, Sulasih
Elevasi : 2.597 mdpl
Lokasi : Sumatera Barat
Jenis : Volcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Solok
Keistimewaan : Pemandangan pesona 3 danau
Jalur pendakian : Jalur Ai Batumbuk, Jalur Seroja dan Jalur Bukit Sileh
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Talang
Lama pendakian : 1 hari
Koordinat : 0°58’45.0″S 100°40’53.4″E
Level pendakian : Mudah

Baca Juga : Gunung Talamau & Gunung Marapi

Maps