PEGUNUNGAN LATIMOJONG (3.440 MDPL)

Gambar Gunung Latimojong
c: @latimojong_

PEGUNUNGAN LATIMOJONG (3.440 MDPL)
Di Provinsi Sulawesi Selatan

Pegunungan Latimojong adalah sebuah komplek deretan puncak gunung yang berjajar dari selatan ke utara. Salah satu puncaknya adalah puncak tertinggi di Sulawesi, yakni Puncak Rantemario dengan ketinggian 3.440 mdpl.

Pegunungan Latimojong terletak di tengah-tengah Provinsi Sulawesi Selatan. Pegunungan ini juga diyakini sebagai tempat tinggal nenek moyang bagi masyarakat Enrekang, Toraja, Luwu, dan juga Bone. Arwah-arwah para leluhur mendiami puncak-puncak di pegunungan Latimojong.

PENDAKIAN
Pendakian umumnya adalah pendakian Puncak Rantemario yaitu puncak tertinggi di Latimojong sekaligus di Sulawesi. Namun pendakian masih bisa dilanjutkan menuju puncak-puncak lainnya yang secara elevasi lebih rendah dari Rantemario, namun jika dilihat dari usaha untuk mencapainya bisa dikatakan lebih sulit berkali-kali lipat.

Jalur pendakian dimulai dari Desa Karangan (jalur paling populer), Kecamatan Baraka. Trek pendakian cukup jelas karena mengingat Gunung Latimojong adalah gunung yang terkenal dan menjadi destinasi pendakian favorit bagi pendaki dari berbagai penjuru wilayah. Total terdapat 7 pos pendakian hingga mencapai Puncak tertinggi Rantemario.

buku 199 gunung

PUNCAK-PUNCAK
Puncak-puncak dalam rentetan puncak pegunungan Latimojong antara lain:
– Gunung Rantemario (3.440 mdpl)
– Gunung Tomoupa/Puncak Latimojong (3.305 mdpl)
– Gunung Bubundirangkang (2.410 mdpl)
– Gunung Nenemori (3.210 mdpl)
– Gunung Sumbolong (3.080 mdpl)
– Gunung Tinabang (3.000 mdpl)
– Gunung Rantekombola (3.100 mdpl)
– Gunung Sikolong (2.800 mdpl)
– Gunung Palangka (2.500 mdpl)
– Gunung Lapande (2. 500 mdpl)
– Gunung Sinaji (2.430 mdpl)
– Gunung Bajaja (3.052 mdpl)
– Gunung Katapu (2.130 mdpl)
– Gunung Pantara Siruk (2.930 mdpl)
– Gunung Aruan (3.037 mdpl)
– Gunung Pasabombo (3.200 mdpl)
– Gunung Pantelaoan (2.500 mdpl)
– Gunung Pokapinjang (2.970 mdpl)

Puncak Rantemario adalah puncak tertinggi sekaligus menjadi destinasi utama dalam pendakian Latimojong. Sedangkan puncak bernama “Latimojong” sendiri justru jarang didaki karena posisinya yang jauh dan kalah populer.

Total pendakian untuk mencapai Puncak Rantemario dan Puncak Nenemori adalah 3-4 hari. Sedangkan untuk mencapai Puncak Tinabang, Puncak Rantekombola, dan Puncak Sikolong dibutuhkan tambahan waktu 2 hari lagi. Alternatif lain jalur pendakian bisa melalui Desa Tabang dan Desa Ranterante di Kecamatan Bastem, Desa Roni di Kecamatan Mingkendek, Desa Kumila di Kecamatan Bastem, Desa Angin-angin di Enrekang, Desa Tibussan di Luwu, dan juga Desa Uluwai di Tana Toraja. Beberapa puncak bisa dicapai melalui jalur tertentu. Puncak tersulit adalah Puncak Sikolong, karena harus dilakukan panjat tebing dan peralatan climbing lengkap.

Kesimpulannya adalah pendakian Latimojong secara umum adalah pendakian mencapai Puncak Rantemario, dan pendakian keseluruhan tidak begitu sulit karena jalur dan akses yang jelas. Namun jika pendakian berlanjut ke beberapa puncak lainnya maka pendakian bisa masuk dalam kategori sulit. Begitulah keistimewaan Pegunungan Latimojong, ia menawarkan puncak tertinggi dengan pendakian yang mudah, dan menawarkan puncak-puncak lain yang tidak begitu tinggi namun dengan pendakian yang sulit.

Nama lain :
Elevasi : 3.440 mdpl
Lokasi : Sulawesi Selatan
Jenis : Non-volcano
Pengelola :
Keistimewaan : Puncak Rantemario tertinggi di Sulawesi, Puncak Sikolong tersulit di Sulawesi Selatan
Jalur pendakian : Desa Karangan, Desa Tabang, Desa Ranterante, Desa Roni, Desa Kumila, Desa Angin-angin, Desa Tibussan, dan Desa Uluwai
Tempat Ikonik :
Puncak : Rantemario, Nenemori, Tinabang, Rantekombola, Sikolong, dll
Lama pendakian : 3-4 hari
Koordinat : 3°23’06.1″S 120°01’26.9″E
Level pendakian : sulit

Baca Juga : Gunung Bawakaraeng & Gunung Nona

Maps

  • 94%
    - 94%
  • 91%
    - 91%
  • 96%
    - 96%
  • 91%
    - 91%
  • 93%
    - 93%
93%
Sending
User Review
0 (0 votes)