GUNUNG WANGGAMETI (1.225 MDPL)

Gambar Gunung Wanggameti
c:@tyasthuwel

GUNUNG WANGGAMETI (1.225 MDPL)
Di Provinsi Nusa Tenggara Timur

Gunung Wanggameti memiliki elevasi 1.225 mdpl dan menjadi gunung tertinggi di Pulau Sumba, NTT. Secara administratif, Gunung Wanggameti masuk dalam kawasan Kecamatan Matawi Lapau dan Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur.

Gunung Wanggameti merupakan gunung non-volcano yang terdiri dari bukit-bukit yang di dalamnya terdapat beberapa puncak antara lain: Puncak Nggiku, Puncak Kuang, Puncak Halawala, dan masih banyak lagi lainnya.

Gunung Wanggameti merupakan main system bagi kehidupan di Sumba Timur. Sungai besar seperti Sungai Kambaniru, Sungai Ananjaki, dan Sungai Parrunggading berhulu di Gunung Wanggameti. Karena kawasan yang sangat luas dan memiliki keanekaragaman hayati yang lengkap dan khas Pulau Sumba, maka kawasan Gunung Wanggameti dijadikan sebagai kawasan konservasi dan dinamakan Taman Nasional Laiwangi-Wanggameti (TNLW). TNLW sendiri mencakup wilayah Kecamatan Tabundun, Kecamatan Paberiwai, dan Kecamatan Pinu Pahar. TNLW memiliki kawasan Hutan Elfin yang khas dan terdapat pula pohon kayu Ai Marra, yaitu pohon tempat tinggal bagi burung kakak tua. TNLW memiliki 176 spesies burung dan salah satu yang paling khas adalah Burung Kakak Tua. Terdapat 22 spesies mamalia, 115 spesies kupu-kupu, dan 29 spesies reptil. Selain itu terdapat juga air terjun yang eksotis di antaranya yakni Air Terjun Laputi, Air Terjun Waikanabu, dan Air Terjun Wanggameti.

Bagi masyarakat Sumba, mereka mengeramatkan tiga lokasi yakni Wanggameti, Tanadaru, dan Yawilla. Ketiga lokasi tersebut dianggap menjadi pelindung di Pulau Sumba. Nama “Wanggameti” sendiri memiliki arti yakni “Menghalau kematian”. Arti kata tersebut bermakna; alam memberikan pangan, air, tanaman obat, kayu untuk membangun tempat tinggal sehingga manusia dapat bertahan hidup (menghalau kematian).

buku 199 gunung

Masyarakat setempat memiliki ritual “Kalarat Wai”, yakni sembahyang di pusat-pusat sumber air. Orang-orang Sumba mayoritas memiliki kepercayaan Karapu, yakni memuji kebesaran alam. Karena mengeramatkan sumber-sumber air, maka nama-nama ibukota kabupaten di Pulau Sumba pada awalannya diberi kata “wai” yang artinya “sumber air”. Misalnya; Waingapu, Waikabukak, Waibakul, Waitabula, dan lainnya.

Ada festival “Wai Humba”, yakni membangun komitmen dari masyarakat sekitar untuk menolak aktivitas pengalihan lahan seperti pembangunan maupun pertambangan. Ekosistem TNWL adalah kawasan luas yang terdiri dari savana, hutan pegunungan rendah, hutan hujan, dan kawasan pantai.

Ada sebuah kisah yang menceritakan bahwa dahulu ada segerombolan orang yang menebangi pohon di Hutan Wanggameti. Lalu datang sekor burung berwarna putih bernama “Kulla Kanubu”. Burung tersebut mengeluarkan suara “Whuuu.. whuuu” sehingga gerombolan penebang pohon tersebut lari ketakuan. Kejadian tersebut membuat orang-orang tidak lagi berani menebangi pohon sembarangan. Burung tersebut diyakini sebagai burung kakak tua yang memang hidup di Hutan Wanggameti.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Wanggameti bisa melalui Desa Nangga, Desa Wanggametei, dan juga Dataran Tinggi Katikuwai. Namun yang paling populer adalah melalui gerbang masuk TNWL. Langkah awal untuk mencapai gerbang masuk TNWL yakni harus melalui jalan terjal berupa savana yang panjang. Kemudian dari pos TNWL kita akan ditemani oleh guide yang berpengalaman. Selanjutnya pendakian akan menyusuri hutan dan hanya berjarak sekitar 7 km kita akan mencapai puncak tertinggi Wanggameti.

PUNCAK
Puncak Gunung Wanggameti adalah berupa lahan sempit yang masih rimbun akan pepohonan. Terdapat papan penanda puncak di sana. Tidak terlihat pemandangan sekitar karena lebatnya pepohonan yang ada.

Nama lain :
Elevasi : 1.225 mdpl
Lokasi : Nusa Tenggara Timur
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Taman Nasional Laiwangi-Wanggameti (TNLW)
Keistimewaan : Gunung tertinggi di Pulau Sumba
Jalur pendakian : Desa Nangga, Desa Wanggametei, dan Dataran Tinggi Katikuwai
Tempat Ikonik : Air Terjun Laputi, Air Terjun Waikanabu, dan Air Terjun Wanggameti.
Puncak : Puncak Nggiku, Puncak Kuang, Puncak Halawala, Puncak Wanggameti
Lama pendakian : 1-2 hari
Koordinat : 10°07’02.7″S 120°14’10.7″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Batutara & Gunung Labalekang

Maps

  • 87%
    - 87%
  • 89%
    - 89%
  • 87%
    - 87%
  • 91%
    - 91%
88.5%
Sending
User Review
0 (0 votes)