GUNUNG BATUR PURBA

GAMBAR GUNUNG BATUR PURBA
c: ekliptika.wordpress.com

GUNUNG BATUR PURBA
Gunung Batur Purba diperkirakan memiliki ketinggian di atas 3.000 mdpl. Hingga terjadi letusan sebanyak dua kali yang mengubah drastis bentuk gunung dan berdampak besar terhadap kondisi sekitar. Letusan pertama terjadi 29.300 tahun yang lalu dan memuntahkan abu vulkanik sebanyak 84 km kubik. Letusan tersebut menghancurkan ½ tubuh gunung dan membentuk sebuah kaldera raksasa dengan diameter 7,5 km dan dinding kaldera setinggi 400 meter.

Kemudian, letusan kedua terjadi pada 20.150 tahun yang lalu. Letusan tersebut terjadi di dalam kaldera besar hasil letusan sebelumnya dan memuntahkan muatan vulkanik sebanyak 19 km kubik. Letusan kedua tersebut membentuk sebuah kaldera baru di dalam kaldera pertama.

Dinding kaldera baru terbentuk setinggi 200 meter. Berada di dalam kaldera kedua tersebut tumbuh sebuah gunung baru yang kini dinamakan sebagai Gunung Batur, dan cekungan terendah di dalam kaldera kedua kemudian terisi air dan membentuk sebuan danau yang kini bernama Danau Batur. Jejak letusan pertama Gunung Batur Purba ditemukan di daerah Ubud dan daerah utara Denpasar. Sedangkan jejak letusan kedua ditemukan di Pura Kawi Gianyar.

Bagi masyarakat Hindu Bali, Gunung Batur Purba dianggap sebagai ibu dari Gunung Agung. Jika dilihat dari ketinggian, Gunung Agung seperti berada di pangkuan Gunung Batur Purba. Nama “Batur” sendiri berasal dari Bahasa Sanskerja “Bhattara” yang artinya “Tuan, Raja, Melindungi”.

buku 199 gunung

Baca Juga : Gunung Batur, Gunung Agung

  • 97%
    - 97%
  • 96%
    - 96%
  • 96%
    - 96%
96.3%
Sending
User Review
0 (0 votes)