GUNUNG API BANDA (640 MDPL)

GUNUNG API BANDA NEIRA

GUNUNG API BANDA (640 MDPL)
Di Provinsi Maluku

Gunung Api Banda adalah sebuah pulau vulkanik yang terletak di Laut Banda, Provinsi Maluku. Secara administratif, gunung ini masuk dalam kawasan Kabupaten Maluku Tengah. Berbeda dengan beberapa pulau vulkanik lain yang terletak di tengah Laut Banda dan terisolir, Gunung Api Banda justru dihuni beberapa penduduk, dan lokasinya berdekatan dengan pulau-pulau lain yang juga berpenghuni.

Gunung Api Banda berdiri di tengah Pulau Naira. Pulau Naira sendiri berdekatan dengan pulau-pulau lain yang masuk dalam kawasan Kepulauan Banda. Gunung Api Banda memiliki ketinggian 640 mdpl dan terdapat kawah di puncaknya. Gunung api ini tercatat memiliki aktivitas vulkanik dari 1586 hingga 1988. Jejak-jejak letusan bisa dilihat dari lahan-lahan di kaki gunung yang berpasir karena merupakan muntahan lava.

Kawasan Gunung Api Banda dijadikan kawasan konservasi berupa Taman Wisata Alam. Terdapat 23 spesies burung yang sebagian besar adalah endemik Kepulauan Banda. Selain itu terdapat pula situs sejarah berupa Benteng Belanda bernama Fort Nassau yang dibangun pada tahun 1617 dan juga Fort Belgica yang dibangun pada 1611. Keduanya terletak di Pulau Banda.

PENDAKIAN
Secara umum untuk mendaki Gunung Api Banda tidaklah sulit. Karena sudah ada akses landasan udara yang bernama Banda Naira (Pulau Banda) dan cukup terkenal. Sehingga kita tidak perlu berlayar menggunakan kapal. Perjalanan dari Banda Naira hanya dibutuhkan 5 menit untuk menyeberang ke Pulau Vulkanik Api Banda. Start pendakian bisa dimulai dari Pos Pengamatan yang terletak di Desa Dwi Warna. Pendakian untuk mencapai puncak yang berupa kawah adalah sekitar 2 jam saja.

PUNCAK
Puncak Gunung Api Banda berupa lahan yang terbuka. Terlihat sejauh mata memandang adalah Lautan Banda dan pulau-pulau kecil yang jaraknya tidak jauh dari Gunung Api Banda.
Ada yang beranggapan bahwa pada zaman purbakala, wilayah Kepulauan Banda adalah sebuah daratan luas yang berdiri di atasnya sebuah gunung super raksasa. Kemudian gunung itu meletus dan menghancurkan seluruh permukaannya dan tersisa beberapa kepingan-kepingan yang sekarang menjadi sebuah pulau-pulau kecil. Pulau-pulau tersebut yakni Pulau Run, Pulau Ai, Pulau Rozengain, Pulau Fatu Rozengain, Pulau Sewangi, Pulau Banda dan juga Naira. Jika anggapan itu benar, maka bisa dikatakan bahwa kawasan Kepulauan Banda adalah kaldera terbesar di dunia karena mencakup lautan dan pulau-pulau kecil di dalamnya.

buku 199 gunung

Spekulasi akan sebuah kaldera raksasa tersebut muncul karena ditemukan struktur batuan yang mirip di antara pulau-pulau di Kepulauan Banda. Temuan tersebut mengarahkan pada kemungkinan satu kesatuan area yang kemudian terpecah dan menjadi pulau-pulau yang sudah disebutkan sebelumnya.

Nama lain : Pulau Naira, Etna van Indonesie
Elevasi : 640 mdpl
Lokasi : Maluku
Jenis : Strato A, Pulau Vulkanik
Pengelola : Pemerintah Banda Naira
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Dwi Warna
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Banda
Lama pendakian : 2 jam
Koordinat : 4°31’23.3″S 129°52’51.0″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Api Manuk & Gunung Api Wetar

Maps

  • 83%
    - 83%
  • 88%
    - 88%
  • 91%
    - 91%
87.3%
Sending
User Review
0 (0 votes)