Category Archives: BANTEN

GUNUNG ENDUT (1.207 MDPL)

Gunung Endut Banten
c: @idris_aze

GUNUNG ENDUT (1.207 MDPL)
Di Provinsi Banten

Gunung Endut terletak di Kecamatan Cipanas, Kecamatan Lebak Gedong, dan Kecamatan Sobang, Kabupaeten Lebak, Banten. Gunung ini memiliki ketinggian 1.207 mdpl dan masuk dalam kategori stratovolcano tipe B.

Kawasan Gunung Endut merupakan kawasan yang digunakan untuk pemanfaatan panas bumi. Sumber panas bumi di kawasan Gunung Endut mampu menyuplai pasokan listrik untuk DKI dan juga Banten.

Sumber panas tersebut juga menciptakan beberapa spot lain yakni mata air panas. Ada tiga sumber air panas di Gunung Endut, yakni Cikawah 1, Cikawah 2, dan Handeuleum. Serta ada pula sungai yang bernama Sungai Ciremeut. Selain sumber panas, di lereng Gunung Endut juga terdapat penambangan emas.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Endut bisa dilakukan melaui jalur Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Gunung Endut masih jarang dilakukan pendakian. Oleh sebab itu treknya masih terjal dan tertutup.

Nama lain : Endut
Elevasi : 1.207 mdpl
Lokasi : Banten
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS)
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Jalur Pintu TNGHS
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Endut
Lama pendakian : 4-5 jam
Koordinat : 6°37’13.3″S 106°21’43.4″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Aseupan & Gunung Karang

Maps

GUNUNG PULOSARI (1.778 MDPL)

Kawah Gunung Pulosari Banten
c: @putriayust

GUNUNG PULOSARI (1.778 MDPL)
Di Provinsi Banten

Gunung Pulosari terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten. Gunung ini berjenis stratovolcano tipe B dan memiliki ketinggian 1.346 mdpl. Menurut catatan sejarah, Gunung Pulosari adalah tempat sebuah kerajaan kuno yang menguasai wilayah pada masa itu yakni Kerajaan Sunda. Kerajaan Sunda pernah berjaya pada tahun 932 – 1030 M. Hal itu dibuktikan dengan ditemukannya arca yang disebut Arca Caringin di dekat Kawah Pulosari. Saat ini arca tersebut berada di Musium Nasional Indonesia.

Gunung Pulosari memiliki mitos dan legenda yang sama dengan Gunung Karang. Kedua gunung tersebut memang terdapat dalam satu kawasan.

PENDAKIAN
Pendakian Gunung Pulosari tersedia melalui Kampung Mandalawangi atau Desa Cilentung, Pandeglang. Meskipun elevasinya tidak tinggi, namun pendakian Gunung Pulosari terbilang cukup menguras tenaga karena treknya yang banyak menanjak.

PUNCAK
Gunung Pulosari terkenal dengan puncaknya. Puncaknya adalah sebuah kawah mati seluas 300 meter yang telah ditumbuhi tanaman dan pepohonan pendek. Puncak Gunung Pulosari disebut “Kawah Ratu”. Berada di puncak kawah kita bisa melihat pemandangan Kota Pandeglang. Pendakian Gunung Pulosari memakan waktu 4-6 jam. Saat turun kita bisa menjumpai Curug Putri yang cukup terkenal di kawasan Gunung Pulosari.

Nama lain : Pulo Sari
Elevasi : 1.346 mdpl
Lokasi : Banten
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Pandeglang
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Kampung Mandalawangi atau Desa Cilentung
Tempat Ikonik : Kawah Ratu
Puncak : Kawah Ratu
Lama pendakian : 4-6 jam
Koordinat : 6°20’29.8″S 105°58’41.6″E
Level pendakian : Mudah

Baca Juga : Gunung Karang & Gunung Endut

Maps

GUNUNG KARANG (1.778 MDPL)

Puncak Gunung Karang Banten
c: @rfauzian

GUNUNG KARANG (1.778 MDPL)
Di Provinsi Banten

Gunung Karang memiliki ketinggian 1.778 mdpl sekaligus menjadi gunung tertinggi di Provinsi Banten. Gunung ini adalah stratovolcano tipe B yang terletak di Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang.

Selain menjadi yang tertinggi di Banten, Gunung Karang juga menjadi salah satu gunung untuk wisata ziarah. Provinsi Banten memang dikenal dengan wilayah yang spiritualis. Salah satunya adalah kawasan Gunung Karang. Banyak terdapat pesantren di kaki Gunung Karang. Penyebaran Agama Islam dimulai pertama kali oleh Ki Ageng Karan yang juga disebut sebagai pendiri pertama pesantren di wilayah Gunung Karang.

Berada di lereng gunung berdiri sebuah masjid yang umurnya sangat tua yakni Masjid Pasirangin. Konon masjid tersebut dibangun sejak pertama kali Islam disebarkan di wilayah Gunung Karang. Ada pula sebuah pemandian bernama Cikoromoy yang terdapat sebuah batu dengan ukiran ayat al Quran dan dijuluki “Batu Quran”.

Provinsi Banten merupakan wilayah dari Kesultanan Banten. Bukti berdirinya kesultanan ini bisa ditemukan di beberapa tempat di Banten. Seperti Benteng Surosowan, Komplek Makam Keluarga Sultan Hasanuddin, Masjid Agung Banten, dan juga Klenteng Kuno.

PENDAKIAN
Jalur untuk pendakian Gunung Karang terdapat di Desa Kaduengang, Desa Pagerwatu/Ciekek, dan Desa Curug Nangka/Ciomas. Pendakian melalui Desa Kaduengang adalah yang paling populer. Jalur Desa Pagerwatu lebih panjang, sedangkan Jalur Desa Curug Nangka umumnya adalah jalur wisata religi.

Trek pendakian adalah menyusuri perkebunan kopi, kacang-kacangan atau tanaman holtikultura, lalu masuk ke hutan dengan vegetasi pohon jati, dan juga mahoni. Pendakian umumnya mencapai 4-6 jam. Namun bisa mencapai 1 hari jika disertai wisata religi atau ziarah.

PUNCAK
Puncak Gunung Karang adalah berupa lahan yang tidak begitu luas dan terdapat lubang kecil yang dijuluki “Sumur Tujuh” karena jumlahnya yang ada tujuh. Puncak Sumur Tujuh ini sangat kental dengan mitos dan legendanya. Mitos yang beredar tentu melengkapi nama besar Gunung Karang itu sendiri yang menjadi gunung yang spiritualis. Mitos yang ada seperti air dari sumur tujuh bisa mengawetkan, mempercantik, pesugihan, dan lain sebagainya. Hal tersebut dilengkapi dengan kisah legenda dari sumur tujuh itu sendiri.

Dahulu terjadi pertarungan antara Sultan Hasanuddin (putra dari Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah) melawan Pucuk Umun (seorang sakti dari Gunung Pulosari). Sultan Hasanuddin hendak mengislamkan Pucuk Umun, namun harus melalui pertarungan. Pucuk Umun kalah dan melarikan diri. Sumur Tujuh adalah tempat istirahat Sultan Hasanuddin pada saat pengejaran Pucuk Umun. Namun ada yang mengatakan juga Sumur Tujuh adalah akibat dari pukulan pedang Sultan Hasanuddin saat melawan Pucuk Umun.

Legenda lain menceritakan dahulu ada seorang wanita bernama Putri Badriyah yang selalu gagal dipinang laki-laki. Ia bermimpi, bahwa di dalam mimpinya ia diperintahkan untuk bertapa di puncak Gunung Pabeasan selama 40 hari. Setelah itu mandi di tujuh mata air di bawah Pohon Lame besar. Putri Badariyah pun menjalankannya. Setelah dilakukannya, ia kembali, dan tak lama kemudian ia mendapat jodoh. Pesan moral dari legenda ini adalah umumnya wanita dari keluarga kaya berperawakan gemuk dan kurang menarik, untuk itu jika bertapa di puncak gunung selama 40 hari maka tubuhnya menjadi kurus. Sedangkan mandi di mata air dimaksudkan supaya badannya bersih sehingga tampak lebih cantik.

Banyak sekali kegiatan wisata religi yang justru pada intinya bukanlah bertujuan untuk meningkatkan keimanan. Sesungguhkan perlakuan yang benar terhadap wisata religi ataupun ziarah adalah untuk mendoakan mayit karena jasanya yang besar, karena dengan datang dan melihat makamnya langsung, maka hati peziarah semakin meresapi sehingga mereka akan mengingat bahwa kematian adalah hal yang pasti. Setelah menapaki tilas dari wilayah-wilayah pendahulu, maka peziarah akan mengingat dan mengetahui sejarah beratnya perjalanan dakwah pada masa itu.

Nama lain : Sumur Tujuh
Elevasi : 1.778 mdpl
Lokasi : Banten
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Pandeglang
Keistimewaan : Tertinggi di Banten
Jalur pendakian : Desa Kaduengang, Desa Pagerwatu/Ciekek, dan Desa Curug Nangka/Ciomas
Tempat Ikonik : Sumur Tujuh
Puncak : Sumur Tujuh
Lama pendakian : 4-6 jam
Koordinat : 6°16’06.1″S 106°02’55.4″E
Level pendakian : Mudah

Baca Juga : Gunung Pulosari & Gunung Aseupan

Maps

GUNUNG ASEUPAN (1.174 MDPL)

Puncak Gunung Aseupan Banten
c: @firdausialkahfi107

GUNUNG ASEUPAN (1.174 MDPL)
Di Provinsi Banten

Gunung Aseupan adalah gunung dengan elevasi 1.174 mdpl yang terletak di Pandeglang, Banten. Nama Aseupan berasal dari Bahasa Sunda. Aseupan adalah anyaman bambu berbentuk kerucut yang sering digunakan untuk menanak nasi (nasi tumpeng khususnya).

PENDAKIAN
Jalur pendakian Gunung Aseupan terletak di Desa Sikulan, Kecamatan Jiput. Lokasinya berada di ketinggian 280 mdpl. Terlihat keunikan pada masyarakat lokal, yakni bentuk rumah dari kayu atau yang sering disebut “balong” dan di halaman depan ada kolam ikannya.

Kaki Gunung Aseupan adalah perkebunan cengkeh dan singkong. Vegetasi rapat di sepanjang jalur dikarenakan gunung ini jarang didaki. Tidak ada pos-pos pemberhentian karena jalur pendakian yang belum dimaksimalkan.

PUNCAK
Puncak Gunung Aseupan tidak luas dan masih ditumbuhi tumbuhan tinggi dan pakis hutan, serta terdapat semacam makam. Pendakian Gunung Aseupan rata-rata memakan waktu 6-7 jam.

Nama lain : Asupan
Elevasi : 1.174 mdpl
Lokasi : Banten
Jenis : Volcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Pandeglang
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Sikulan
Tempat Ikonik :
Puncak : Puncak Aseupan
Lama pendakian : 6-7 jam
Koordinat : 6°17’44.2″S 105°55’52.2″E
Level pendakian : mudah

Baca Juga : Gunung Endut & Gunung Pulosari

Maps