GUNUNG ABONG-ABONG (2.985 MDPL)

GUNUNG ABONG-ABONG (2.985 MDPL)

GUNUNG ABONG-ABONG (2.985 MDPL)
Di Provinsi Aceh

Gunung Abong-Abong merupakan stratovolcano dan berketinggian 2.985 mdpl. Secara administratif, gunung ini terletak di Kecamatan Beuton (Kabupaten Nagan Raya), dan Kecamatan Jagong Jeget (Kabupaten Aceh Tengah). Gunung ini jarang untuk pendakian. Beberapa pendakian adalah dari Mapala dan pecinta alam.

Gunung Abong-Abong memiliki trek pendakian yang sulit karena harus melakukan susur hutan, dan terdapat banyak satwa liar yang berbahaya.

PENDAKIAN

Pendakian Gunung Abong-Abong terbilang sulit. Dibutuhkan waktu berhari-hari untuk bisa mencapai puncaknya. Bahkan ada yang mengatakan 16 hari total waktu pendakian mencapai puncak hingga turun gunung.

PUNCAK

Puncak Gunung Abong-Abong bernama P.127, hal ini dikarenakan terdapat patok peninggalan Belanda yang bertuliskan P.127. Hal tersebut juga menguatkan argumen bahwa pada zaman penajajahan, orang-orang Belanda banyak yang melakukan penelitian dengan melakukan pendakian ke gunung-gunung di Sumatera.

DESKRIPSI GUNUNG

Nama lain : Gle Abong-Abong
Elevasi : 2.985 mdpl
Lokasi : Aceh
Jenis : Stratovolcano Ttipe B
Pengelola : Pemerintah Aceh Tengah
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Beuton, Jagong Jeget
Puncak : P.127
Lama pendakian : 7-16 hari
Tempat Ikonik :
Koordinat : 4°14’26.0″N 96°47’40.2″E
Level pendakian : Sulit

Baca Juga : Gunung Perkison & Gunung Geureudong

Maps

GUNUNG GEUREUDONG (2.885 MDPL)

GUNUNG GEUREUDONG (2.885 MDPL)

GUNUNG GEUREUDONG (2.885 MDPL)
Di Provinsi Aceh

Gunung Geureudong atau sering dipanggil juga Burni Geureudong, merupakan gunung berjenis stratovolcano dengan ketinggian 2.885 mdpl. Gunung ini bersebelahan dengan Gunung Burni Telong dan terletak di Kabupaten Bener Meriah.

Kawasan Gunung Geureudong pernah menjadi perbincangan saat ditemukan bebatuan yang diduga adalah peninggalan kehidupan purba yakni Situs Hunian Megalitik. Selain itu, wilayah gunung ini juga potensial untuk sumber energi. Hal tersebut masih dalam tahap penelitian.

PENDAKIAN

Pendakian dapat dilakukan melalui Desa Wih Porak atau Desa Bukit Mulie, Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Pendakian Gunung Geureudong masih jarang dilakukan, hal ini dikarenakan trek yang jauh dan sulit. Jarak basecamp dengan kampung terdekat mencapai 10 km lebih. Pendakian Geureudong sendiri memakan waktu hingga 7 hari.

Perjalanan awal pendakian akan melewati perkebunan. Selanjutnya adalah trek hutan rotan. Banyak ditemukan jejak-jejak gajah liar. Sebelum mencapai Puncak Geureudong, pendaki akan menemui padang savana yang cukup luas. Dari padang savana tersebut sudah bisa terlihat Puncak Geureudong.

PUNCAK

Puncak Gunung Geureudong ditandai dengan sebuah pilar. Dari puncak kita bisa melihat jajaran Pegunungan Bukit Barisan. Setelah turun dari puncak, kita bisa menikmati sumber air panas di kaki gunung.

DESKRIPSI GUNUNG

Nama lain : Burni Geureudong/ Bur Ni Geuredong
Elevasi : 2.885 mdpl
Lokasi : Aceh
Jenis : Stratovolcano Tipe B
Pengelola : Pemerintah Bener Meriah
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Desa Wih Porak atau Desa Bukit Mulie
Puncak : Puncak Geureudong
Lama pendakian : 7 hari
Tempat Ikonik :
Koordinat : 4°48’37.9″N 96°48’57.7″E
Level pendakian : Sulit

Baca Juga : Gunung Bandahara & Gunung Halimun

Maps

GUNUNG BURNI KEMIKI (2.800 MDPL)

GUNUNG BURNI KEMIKI (2.800 MDPL)

GUNUNG BURNI KEMIKI (2.800 MDPL)
Di Provinsi Aceh

Gunung Kemiki atau disebut juga Keumiki adalah gunung yang terletak di Kabupaten Pidie, Aceh. Gunung ini terkenal dengan puncaknya yang memiliki danau luas yang dikenal juga sebagai Danau Kemiki. Sepanjang mata memandang, danau ini dikelilingi oleh gunung-gunung, yakni Gunung Apui, Gunung Peuet Sagoe, dan juga Danau Rusa. Jika kita melihat Gunung Semeru di Pulau Jawa yang terkenal dengan Danau Ranukumbolo-nya, maka di Aceh kita bisa menemukan Danau Kemiki yang tidak kalah menawan.

Gunung Kemiki bersebelahan dengan Gunung Api Peuet Sagoe. Gunung Kemiki berketinggian 2.800 mdpl, dan terbilang cukup tinggi.

PENDAKIAN

Jalur pendakian Gunung Kemiki terletak di Desa Gempang, Kecamatan Mane, Kabupaten Pidie. Pada trek pendakian kita bisa melihat kawanan gajah liar. Selain itu, terdapat pula berbagai macam spesies tanaman anggrek.

PUNCAK

Pada puncaknya terdapat sebuah tugu yang dibuat oleh Belanda. Tugu tersebut menandakan sebagai puncak tertinggi Gunung Kemiki, sekaligus menjadi bukti bahwa gunung tersebut pernah didatangi oleh orang Belanda.

DESKRIPSI GUNUNG

Nama lain : Keumiki
Elevasi : 2.800 mdpl
Lokasi : Aceh
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Pemerintah Pidie
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Gempang
Puncak : Puncak Kemiki
Lama pendakian : 1 hari
Tempat Ikonik : Danau Kemiki yang dikelilingi gunung-gunung
Koordinat : 4°54’21.3″N 96°18’16.3″E
Level pendakian : Sedang

Baca Juga : Gunung Burni Telong & Gunung Burni Klieten

Maps

GUNUNG PEUET SAGOE (2.780 MDPL)

GUNUNG PEUET SAGOE (2.780 MDPL)

GUNUNG PEUET SAGOE (2.780 MDPL)
Di Provinsi Aceh

Gunung Peuet Sagoe adalah gunung api dengan tipe A. Gunung ini terletak di Kabupaten Pidie. Nama “Peuet Sagoe” memiliki arti “empat puncak api”. Jadi gunung ini bisa disimpulkan sebagai gunung yang memiliki empat puncak api (corong keluarnya lava). Seirama dengan julukannya, Gunung Peuet Sagoe tercatat sering meletus. Lima erupsi terakhir tercatat pada tahun: 1919, 1920, 1924, 1979, dan 1998. Beberapa di antaranya hanya berupa letusan asap.

Gunung Peuet Sagoe masuk dalam kawasan ekosistem Ulumasen. Hampir sama dengan Gunung Halimun (pernah menjadi markas gerakan separatis), Gunung Peuet Sagoe juga sempat dicap sebagai kawasan ‘hitam’ karena pada waktu itu (1976-2005) terjadi konflik di Aceh.

Di kaki gunung Peuet Sagoe tardapat pos pemantauan yang dibangun pada tahun 1998.

PENDAKIAN

Pendakian Gunung Peuet Sagoe bisa dikatakan tidak mudah. Selain medan yang sulit, waktu yang ditempuh pendaki untuk bisa mencapai puncaknya cukup lama yakni 3-4 hari. Bukan hanya itu, sempat dicap hitam juga menjadikan gunung ini jarang untuk didaki. Trek pendakian mencapai panjang 15 km. Mulai dari ketinggian 1.000 mdpl hingga 1.500 mdpl adalah wilayah dengan vegetasi rapat. Sehingga akan menambah sulit bagi pendaki.

PUNCAK

Puncak Peuet Sagoe ditandai dengan sebuah kaldera yang besar. Diameter kalderanya mencapai 100 meter, dengan kedalaman sekitar 50 meter.

DESKRIPSI GUNUNG

Nama lain : Empat puncak api, Empat sisi, Puet Sague, Peuet Sague
Elevasi : 2.780 mdpl
Lokasi : Aceh
Jenis : Stratovolcano Tipe A
Pengelola : Pemerintah Pidie
Keistimewaan :
Jalur pendakian : Punggungan sebelah barat
Puncak : Kaldera Peuet Sagoe
Lama pendakian : 3-4 hari
Tempat Ikonik :
Koordinat : 4°54’12.2″N 96°17’19.3″E
Level pendakian : Sulit

Baca Juga : Gunung Jaboi & Gunung Ulumasen

Maps

GUNUNG LEUHOB (1.986 MDPL)

GUNUNG LEUHOB (1.986 MDPL)

GUNUNG LEUHOB (1.986 MDPL)
Di Provinsi Aceh

Gunung Leuhob terletak di Kabupaten Pidie, Aceh. Beberapa gunung juga terletak di daerah Pidie ini. Yakni seperti Gunung Peuet Sagoe dan Gunung Kemiki. Gunung Leuhob juga terkenal dengan sungainya (terbanyak di Aceh). Tercatat ada 8 aliran sungai yakni: Alue Thoe, Alue Ajibon, Alue Abah Lueng, Alue Dikuh Lueng, Hulu Sungai Jaleum, Hulu Sungai Reunieh, Sungai Tiro, Sungai Meuruedo.

Pendakian gunung ini terbilang sulit. Dibutuhkan waktu 2 hari pendakian, karena trek berupa hutan dengan vegetasi yang rapat, banyaknya tanah berair (lumpur), serta jalur yang masih susah dikenali.

PENDAKIAN

Jalur pendakian Gunung Leuhob terletak di Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaetn Pidie. Secara umum, gunung ini tidak begitu populer untuk pendakian karena jalurnya yang sulit. Jarak antara desa terdekat dengan pintu rimba tidak dekat. Para pendaki harus berjalan terlebih dahulu untuk mencapai pintu rimba. Jalur pendakian berupa susur hutan. Dan tidak sedikit jalur berlumpur. Oleh sebab itu Gunung Leuhob dikenal juga sebagai gunung lumpur.

PUNCAK

Puncak Gunung Leuhob berupa lahan yang masih penuh dengan pohon, sehingga susah untuk dikenali.

DESKRIPSI GUNUNG

Nama lain : Gunung Luhob, ‘gunung lumpur’, Leuhop
Elevasi : 1.986 mdpl
Lokasi : Aceh
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Pemerintah Pidie
Keistimewaan : Gunung dengan trek lumpur. Paling banyak aliran sungai se-Aceh.
Jalur pendakian : Blang Pandak
Puncak : Puncak Leuhob
Lama pendakian : 2 hari
Tempat Ikonik :
Koordinat : 5°01’34.0″N 96°03’27.9″E
Level pendakian : Sulit

Baca Juga : Gunung Leuser & Gunung Seulawah Agam

Maps

GUNUNG HALIMUN (1.083 MDPL)

GUNUNG HALIMUN (1.083 MDPL)

GUNUNG HALIMUN (1.083 MDPL)
Di Provinsi Aceh

Gunung Halimun terletak di Kecamatan Blang Padak, Kabupaten Pidie. Lokasinya terletak dalam satu wilayah dengan Gunung Leuhob. Beberapa gunung di Pidie memang dikenal dengan kawasan hutan liar dan jarang untuk pendakian. Salah satunya yakni Gunung Halimun ini.

Gunung Halimun cukup dikenal oleh masyarakat lokal, dan juga Aceh. Namun bukan dikenal karena pemandangannya yang indah ataupun kepopuleran pendakiannya, melainkan dilihat dari segi sosial. Gunung Halimun terkenal sebagai gunung aulia, atau gunung yang dimuliakan karena memiliki sejarah yang berkaitan dengan penyebaran agama Islam. Di satu sisi dikenal sebagai gunung aulia, namun di sisi lain dikenal juga sebagai gunung yang berpredikat ‘cap hitam’ (berbahaya).

Tahun 1976 sebuah organisasi separatis dari Aceh (cukup terkenal hingga bertahun-tahun kemudian) yakni GAM, menjadikan wilayah Gunung Halimun sebagai markasnya. GAM adalah kependekan dari Gerakan Aceh Merdeka. Bagi warga lokal, Gunung Halimun disebut sebagai gunung aulia, karena mereka yakin terdapat banyak makam para pejuang kemerdekaan yang gugur saat melawan penjajah. Namun, semenjak dijadikannya gunung tersebut wilayah GAM, pemerintah melalui Tentara Nasional Indonesia men-cap Gunung Halimun sebagai wilayah hitam.

Pada 2005, ketegangan antara GAM dan Tentara Nasional Indonesia berakhir dengan ditandatanganinya kesepakatan damai melalui MoU Helsinki. Sejak saat itu berangsur-angsur kengerian (secara sosial) Gunung Halimun mulai pudar.
Gunung Halimun bisa dikatakan strategis karena dekat dengan beberapa sentra perkotaan di Aceh, yakni wilayah Tiro, Mereudu, Takengon, dan Geumpang. Alasan inilah yang menjadikan Gunung Halimun sebagai markas kelompok separatis.

PENDAKIAN

Gunung Halimun tidak begitu populer sebagai pendakian. Namun, bagi Mapala dan pecinta alam, mereka beberapa kali menjadikan Halimun sebagai objek pendakian. Lokasi start pendakian berada di Desa Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pidie. Pendaki harus berjalan dulu sekitar 6 km untuk mencapai awal trek menanjak. Trek berupa susur hutan yang masih banyak terdapat pecat dan berlumpur. Serta terdapat beberapa aliran air.

DESKRIPSI GUNUNG

Nama lain : Gunung Aulia, Gunung Berkabut, Cot Halimun, Gle Halimun
Elevasi : 1.083 mdpl
Lokasi : Aceh
Jenis : Non-volcano
Pengelola : Pemerintah Pidie
Keistimewaan : Dahulu merupakan markas gerakan separatis
Jalur pendakian : Blang Pandak
Puncak : Puncak Halimun
Lama pendakian : 8 jam
Tempat Ikonik :
Koordinat : 5°04’34.9″N 95°58’26.1″E
Level pendakian : Sedang

Baca Juga : Gunung Abong-Abong & Gunung Peuet Sagoe

Maps